Mantan pelatih Chelsea dan Real Madrid, Guus Hiddink, menyatakan siap untuk menangani timnas Belanda setelah Piala Dunia 2014 dan siap untuk menyatu bersama staf penuh bintang untuk membawa Belanda ke Euro 2016.
Hiddink pernah menghabiskan empat tahun menjadi pelatih timnas Belanda antara 1994 sampai 1998, sebelum akhirnya menangani sejumlah klub besar, seperti Real Madrid, Real Beti, PSV Eindhoven, Chelsea, dan yang paling terakhir menangani Anzhi Makhachkala.
Sementara di level internasional, Hiddink berpengalaman menangani timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2002, Australia dan Rusia, sebelum akhirnya menangani Turki pada 2010 sampai 2011.
Namun, setelah meninggalkan Anzhi Makhachkala tahun lalu, meski ia sempat berperan sebagai penasehat di PSV, Hiddink menyatakan siap kembali dan siap menjadi penerus Louis van Gaal setelah Piala Dunia di Brasil.
Hiddink, telah menandatangani kontrak kesepakatan berdurasi empat tahun dengan KNVB untuk menangani timnas Belanda, menggantikan posisi Louis van Gaal yang akan pergi setelah Piala Dunia 2014 musim panas mendatang.
“Saya bekerja dengan KNVB (asosiasi sepak bola Belanda) untuk menciptakan sebuah tim kepelatihan di sekitar saya. Kami akan membutuhkan beberapa hari atau mungkin beberapa pekan,” ujar Hiddink kepada NOS.
“Ini akan menjadi tim yang luar biasa. Saya tak akan menjadi pelatih yang pemurah. Ketika saya melakukan sesuatu, saya ingin melakukan sebaik saya bisa. Jika tidak, saya tak akan melakukannya,” lanjut pelatih berusia 67 tahun.
Jaap Stam, Ruud van Nistelrooy, dan Giovanni van Bronckhorst dikaitkan akan bekerja bersama Hiddink. Namun, asisten Hidink, Danny Blind, siap untuk bertahan sebagai wakil Hiddink, dan berpotensi menjadi pelatih setelah Euro 2016.